Hacking Linux With Backtrack 4


Kalau Ngomongin hacking menggunakan Linux, gak lengkap rasanya klo kita gak ngebahas tentang “Backtrack”. Salah satu distro linux yang merupakan turunan dari slackware ini telah merilis versi terbarunya, yaitu Linux Backtrack 4. Buat yang baru kenal sama distro Linux yang satu ini dan pengen mengetahuinya lebih dekat asal usulnya, baca aja disini, trus yang mau donlot versi terbarunya bisa di unduh disini
Nah, kali ini kita mau share video Tutorial Hacking menggunakan Linux Backtrack 4 “gratis”. tapi anda butuh sedikit perjuangan untuk bisa mendapatkannya, soalnya size file yang akan di bagikan ini cukup besar, mencapai 6,3 Giga,,, hahaha…. lumayan bisa gempor kita nunggunya.
Adapun Teknik2 yang dibahas dalam tutorial ini adalah sebagai berikut :
  • Episode 1 – Network Hacking – Arp Poisoning
  • Episode 2 – Wireless Hacking – Cracking WEP
  • Episode 3 – Wireless Hacking – DeAuth
  • Episode 5 – Lock Picking – Bump Key
  • Episode 6 – Phone Phreaking – Beige Box
  • Episode 7 – Phone Phreaking/Network Hacking – Sniffing VOIP
  • Episode 8 – Lock Picking – DIY Padlock Shims
  • Episode 9 – Lock Picking – Mult-Disc Combo Locks
  • Episode 10 – Hacking Basics – MD5
  • Episode 11 – Website Hacking – Sql Injection
  • Episode 12 – Hacking Basics – Backtrack
  • Episode 13 – Website Hacking – XSS
  • Episode 14 – Staying Secure – SSH Tunnel
  • Episode 15 – Modding – Xbox Softmod
  • Episode 16 – Wireless Hacking – Cracking WPA
  • Episode 17 – Triple Boot – Windows, Backtrack, & Ubuntu
  • Episode 18 – Local Password Cracking
  • Episode 19 – Lock Picking Basics
  • Episode 20 – Ettercap
  • Episode 21 – XSS Tunnel
  • Episode 22 – Playstation 2 Softmod
  • Episode 23 – Cracking WEP Update
  • Episode 24 – Bypass Hotspot’s Access Controls
  • Underground – Install Backtrack 3 on USB
  • Underground – CSRF(Cross Site Request Forgery)
  • Underground – Alternate Data Streams
  • Underground – Local File Inclusion
  • Underground – Windows Privilege Escalation
  • Underground – Bluetooth Hacking
  • Underground – VMWare
  • Underground – Fix Google Mail Enumerator
  • Underground – Home Made Lock Picks
  • Underground – Downfalls of Anti-Virus Software Part 2
  • Underground – Downfalls of Anti-Virus Software
  • Underground – Evilgrade
  • Underground – Trojan Basics
  • Underground – Manipulating Windows User Accounts
  • Underground – Combine Files
  • Underground – Password Phishing
  • Underground – Windows SMB Relay Exploit
  • Underground – Application Patching
  • Underground – Metasploit Autopwn
  • Underground – Email Spoofing
  • Underground – Introduction
  • Extracting Database Information from Information_Schema
  • FPGA MD5 Cracker
  • Arduino ARP Cop
  • Email Injection
  • Ping of Death
  • DNS Spoofing with Virtual Hosts
  • Bypass Cisco Clean Access & Cisco NAC Appliance
  • Dual Boot – Windows & Backtrack
  • Sql Injection Challenge How-to
  • How to use Intel Pro/Wireless 3945ABG in Backtrack 2
  • Local Privilege Escalation Vulnerability in Cisco VPN Client
nah, buat teman2 yang siap mengunduh video tutorial berkapasitas besar ini silahkan anda mendowloadnya di sini,,, hehe yg sabar ya, soalnya di bagi 33 part.
Silakan Di Lihat & Di Download:

Cara Mempercepat Game

Sebuah software yang berfungsi untuk menambah kecepatan dalam bermain game tanpa harus menambah memory (RAM). Dan ini merupakan trobosan baru agar tidak merogoh gocek dalam-dalam dengan membeli memory. Dengan aplikasi Game Booster anda bisa bermain game dengan nyaman atau enjoy.

Untuk menggunakan Game Booster anda harus siapkan softwarenya dulu. Bisa download disini
Langkah – langkah penggunaan
Instal gamebooster.exe
  1. Buka aplikasinya

  1. Kemudian pilih Game Defrag
  1. Pilih game yang akan anda mainkan. Contoh : Pro Evolution Soccer 6. Klik Analyze
  1. Tunggu sebentar. Kemudian Defrag.
  1. Setelah defrag. Pilih OK
  1. Kemudian pilih Main. Dan klik Switch to Gaming mode.
Setelah itu anda bisa bermain game sepuasnya.

Disable autorun.inf Menghindari Virus

Beberapa orang ada yang berpikir bahwa file autorun.inf adalah virus, padahal sebenarnya bukan. Autorun.inf adalah suatu sistem file yang digunakan oleh sistem operasi seperti Windows agar secara otomatis menjalankan program ketika removable media seperti CD-ROM, DVD-ROM atau USB Flash dimasukkan di komputer. untuk alasan kenyamanan fitur ini dirancang agar sebuah software yang dipasang pada sebuah disk dapat secara otomatis start saat disk dimasukkan.
Sayangnya autorun.inf ternyata menimbulkan masalah baru. fitur ini dimanfaatkan untuk penyebaran virus. keamanan pengguna pun terancam, mereka yang tidak berniat untuk menjalankan sebuah software terpaksa harus terbelalak dengan kondisi tak mampu berbuat apa-apa untuk menghentikan virus yang langsung berakasi, seperti dalam kasus beberapa virus, yang memanfaatkan fitur ini untuk menyebarkan. ini disebut Sebuah fitur Windows telah gagal ?

Me Non aktifkan AutoPlay bukan solusi karena ketika Anda membuka drive dari My Computer, Windows masih akan menjalankan instruksi yang ditemukan di autorun.inf.

Ada perbedaan antara Autoplay dan Autorun. Autoplay adalah ketika Anda memasukkan CD / DVD atau USB flash drive, Anda mendapatkan kotak dialog yang menanyakan apa yang ingin Anda lakukan Windows, sedangkan autorun akan langsung mengeksekusi perintah yang ada di file autorun.inf. dan ketika ini berjalan tidak ada sama sekali kesempatan bagi Anda untuk membatalkan autorun.
Cara menonaktifkan autorun.
Langkah 1 : Click Start->Run atau tekan tombol Window + R pada keyboard untuk menampilkan kotak dialog Run.
Langkah 2 : Ketik regedit lalu tekan Enter untuk menjalankan Registry Editor.
Langkah 3 : Pada kiri, panel klik ganda folder untuk memperluas dan pergi ke
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Langkah 4 : Pada panel sebelah kanan double klik NoDriveTypeAutoRun
Langkah 5 : Pada Value Data , ketik FF untuk Heksadesimal atau 255 untuk nilai desimal.
Langkah 6 : Tutup Registry Editor dan restart komputer.
Cara menonaktifkan autorun dengan Notepad
Berikut ini adalah kunci registri yang bisa Anda gunakan untuk mem blok autorun.inf. Buka notepad atau teks editor lainnya, salin teks di bawah ini dan simpan sebagai NoAutoRun.reg. Pastikan save dengan ekstensi . Reg bukan. Txt.
REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionIniFileMappingAutorun.inf]
@ = “@ SYS: DoesNotExist”
Jalankan file tersebut, klik Yes jika ada konfirmasi.
Masalah dengan hack ini adalah bahwa installer CD atau DVD tidak akan lagi berjalan secara otomatis, anda harus mencari file setup dengan manual. tapi saya pikir bukanlah masalah besar dibandingkan dengan jika terinfeksi oleh virus dan harus menghabiskan berjam-jam membersihkannya.

Tutorial Instalasi & Konfigurasi Mikrotik

Tutorial ini membahas proses instalasi dan konfigurasi Mikrotik sebagai Server. MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal serta mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.

Spesifikasi perangkat minimal yang dibutuhkan yaitu:

a. CPU dan motherboard - bisa dgn P1 ~ P4, AMD, cyrix asal yang bukan multi-prosesor
b. RAM - minimum 32 MiB, maximum 1 GiB; 64 MiB atau lebih sangat dianjurkan, kalau mau dibuat proxy , dianjurkan 1GB… perbandingannya, 15MB di memori ada 1GB di proxy..
c. HDD minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash, tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, S-ATA
d. NIC 10/100 atau 100/1000

Untuk keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk
mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

Untuk info lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com Anda juga dapat mendownloadnya secara gratis disitus
tersebut namun hanya Free trial untuk 24 jam saja karena Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus membeli licensi terhadap segala fasiltas yang disediakan.

Kita bisa membeli software MikroTik dalam bentuk “licence” di CITRAWEB, UFOAKSES, PC24 yang diinstall pada HardDisk yang sebelumnya download/dibuat MikroTik RouterOS ISO ke keping CD atau disk on module (DOM). Jika kita membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal pasang DOM pada slot IDE PC kita.

Berikut adalah langkah-langkah instalasi Mikrotik melalui CD :

1. Setup BIOS agar dapat Booting melalui CD












Pilih CDROM pada bagian 1st Boot Device, setelah itu tekan tombol ESCAPE lalu tekan F10 dan pilih ‘Yes’












2. Masukkan CD instalasi Mikrotik setelah Loading maka akan muncul jendela awal instalasi seperti pada gambar di
bawah. Pilih semua paket instalasi menggunakan tombol panah dan tandai menggunakan tombol spasi [Space Bar], untuk mulai menginstall tekan huruf ‘i’













3. Tekan ‘y’ jika Anda ingin mempertahankan konfigurasi lama, jika ingin melakukan fresh install tekan ‘n’












4. Tekan ‘y’ untuk lanjut ke proses pembuatan partisi dan format Harddisk












5. Proses pembuatan partisi dan format Harddisk












6. Proses instalasi paket-paket yang telah dipilih sedang berlangsung















7. Proses instalasi selesai, tekan ENTER untuk reboot, jangan lupa mengeluarkan CD instalasi Mikrotiknya












8. Proses Loading untuk masuk ke sistem Mikrotik, tekan ‘y’ jika Anda ingin melakukan pengecekan pada Harddisk.












9. Jendela Login, isi Login dengan admin sedang Password dikosongkan saja, lalu tekan ENTER












10. Jika Anda berhasil Login maka akan muncul tampilan Prompt seperti pada gambar












Sebelum masuk ke proses konfigurasi, agar lebih mudah dipahami berikut saya gambarkan topologi jaringan sebagai contoh kasus yang kemudian akan kita implementasikan dalam bentuk konfigurasi Mikrotik. Ini sebagai contoh saja, aslinya Anda harus menyesuaikan dengan kondisi jaringan Anda sendiri.



















Berdasar pada gambar topologi yang sudah dibuat, ada beberapa hal yang nantinya harus dilakukan, yaitu :

Menentukan IP Address untuk Interface Public dan Local pada Gateway Mikrotik, dimana Interface Public akan terkoneksi ke Jaringan Internet sedang Interface Local akan terkoneksi ke Jaringan Local.
Menentukan IP Address disetiap Client, sesuaikan seperti pada gambar topologi.
Menentukan Routing pada Gateway Mikrotik sehingga dirinya sendiri sudah harus bisa terkoneksi ke Internet.
Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke Internet.
Membatasi penggunaan bandwidth download dan upload untuk masing-masing Client, seperti terlihat pada gambar topologi.
Dari hal-hal yang kita lakukan di atas menjadi panduan bagi kita untuk menentukan apa saja yang harus kita kerjakan, berikut langkah demi langkah proses konfigurasinya :
1. Langkah-langkah konfigurasi IP Address Gateway Server Mikrotik
a. Karena Gateway Mikrotik akan menghubungkan area local dan area public maka pada PC Gateway sudah
harus terpasang minimal 2 buah Ethernet Card, dalam hal ini Interface Public dan Interface Local. Sebagai
langkah awal kita harus memastikan bahwa kedua interface telah dikenali oleh PC Gateway.
Untuk itu masuk ke sistem mikrotik setelah sebelumnya Login, lalu ketikkan perintah berikut pada prompt :
[admin@MikroTik] > interface ethernet print
Jika kedua interface terdeteksi maka akan tampil seperti terlihat pada gambar













b. Konfigurasi IP Address untuk kedua Interface












2. Konfigurasi IP Address Client-01, cara yang sama dilakukan pada Client-02 dan Client-03, yang berbeda
hanyalah IP Address yang diberikan.














3. Menentukan Routing Gateway Mikrotik agar bisa terkoneksi ke Internet
a. Untuk melakukan konfigurasi pada Gateway Mikrotik kali ini kita akan menggunakan Tools bawaan Mikrotik
sendiri yang bernama WINBOX, alasan utama menggunakan winbox karena aplikasi tersebut sudah
berbasis GUI sehingga lebih mudah dan telah berjalan di atas OS Windows. Cara memperoleh aplikasi
winbox yaitu dengan mendownloadnya dari Gateway Mikrotik via Web, untuk itu sebelumnya pastikan dulu
PC Client telah terkoneksi ke Gateway Mikrotik. Cara termudah untuk memastikan hal itu adalah dengan
melakukan tes PING dari Client ke Gateway Mikrotik, jika sudah ada pesan Reply berarti telah terkoneksi
dengan baik. Selanjutnya pada client yang menggunakan OS Windows, buka Internet Explorer atau
program Web Browser lainnya lalu pada Address ketikkan alamat IP dari Gateway Mikrotik.





























b. Jalankan program winbox































c. Setting Routing ke Internet Gateway, lihat kembali gambar topologi jaringannya sebagai panduan.













4. Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke Internet.

a. Buka Jendela Firewall, lalu buka buka table NAT.











b. Masukkan IP Address Client dalam aturan NAT agar Client dapat mengakses Internet.













Ulangi langkah di atas untuk Client-02 dan Client-03.

c. Tampilan tabel NAT seharusnya akan tampak seperti gambar berikut.










Pada tahapan ini seharusnya semua Client sudah bisa terkoneksi ke Internet.

5. Membatasi penggunaan bandwidth untuk masing-masing Client tidak ada satupun Client yang akan memonopoli
penggunaan bandwidth. Kita akan menggunakan metode “Queue Tree” untuk membatasi penggunaan
bandwidth pada Client. Karena dengan metode Queue Tree kita akan lebih leluasa dalam menerapkan aturanaturan dalam pembatasan bandwidth, tidak demikian jika kita menggunakan metode “Simple Queue”.
a. Langkah pertama kita harus membuat aturan di Firewall pada tabel MANGLE, untuk memberikan tanda
“mark” pada paket-paket yang masuk dan keluar dari Gateway Mikrotik ke masing-masing Client.


















Gambar sebelumnya merupakan langkah untuk membuat ‘Mark Connection’ atau penanda koneksi, langkah selajutnya masih merupakan lanjutan dari langkah sebelumnya, namun kali ini kita akan membuat ‘Mark Packet’ atau penanda paket, silahkan ikuti langkah-langkah seperti pada gambar.
Langkah pertama diawali dengan meng-klik tanda ‘+’ pada Tab Mangle, seperti ditunjukkan pada langkah ke-4 pada gambar sebelumnya















Ulangi langkah pembuatan ‘Mark Connection’ dan ‘Mark Packet’ untuk Client-02 dan Client-03, yang
berbeda hanya pada bagian : Src. Address, New Connection Mark dan New Packet Mark yang
nantinya disesuaikan dengan Client-02 dan Client-03. Hasil akhirnya seperti pada gambar di bawah :









b. Konfigurasi ‘Queue Tree’, untuk besar bandwidth download dan upload untuk masing-masing Client
silahkan lihat kembali gambar topologi jaringan.
Pengaturan bandwidth download untuk Client-01














Pengaturan bandwidth upload untuk Client-01













Lakukan langkah yang sama untuk mengatur bandwidth download dan upload untuk Client-02 dan Client-03. Bagian yang berbeda hanya pada : Name, Packet Mark, Limit at dan Max Limit.
Tampilan Akhir pengaturan bandwidth untuk masing-masing Client akan terlihat seperti pada gambar berikut :










Gambar di atas juga nantinya akan dimanfaatkan untuk memantau penggunaan bandwidth Download dan Upload pada masing-masing Client.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net