10 tips Memperluas Jangkauan dan Kekuatan Jaringan Wireless

Microsoft ternyata amat peduli tentang masalah wireless atau nirkabel, pada situs resminya di www.microsot.com, Microsoft memberikan resep jitu tune up jaringan nirkabel, berikut tulisan Tony Northrup di situsnya perusahaannya Windows Vista ini;
Jika Windows pernah memberitahu anda tentang sinyal lemah, bisa jadi Anda mungkin akan kehilangan koneksi Anda sepenuhnya di beberapa bagian rumah Anda. Jika Anda ingin meningkatkan sinyal untuk jaringan nirkabel Anda, cobalah beberapa tips untuk memperluas jangkauan nirkabel Anda dan meningkatkan performa jaringan nirkabel Anda. Namun sebelumnya pastikan perangkat wireless access point anda harus bermutu dan berkualitas, misal yang kami rekomendasikan untuk anda adalah Senao Engenius ECB 3220, Edimax BR6204Wg, Zinwell ZW 2194, Bullet Ubiquity, dan produk Mikrotik.
1.Posisikan akses poin atau router nirkabel Anda di pusat lokasi.
Bila mungkin, menempatkan router nirkabel di lokasi pusat atau ditengah rumah Anda.
2. Memindahkan router jauh dari lantai dan jauh dari dinding dan juga benda-benda yang terbuat dari logam (seperti logam lemari dsb).
Metal, dinding, lantai dan akan mengganggu sinyal router nirkabel anda. Makin dekat gangguan ini dari akses poin atau wireless router ,semakin parah gangguan yang diterima, dan lebih lemah koneksinya.
3. Mengganti antena.
Antena yang disertakan dengan router nirkabel biasanya bertype Omni-directional, yang berarti mereka sinyal disiarkan ke semua penjuru sekitar router, namun mungkin ada beberapa area tidak dikehendaki pemancaran sinyalnya. dan mengganti antena ke hi-gain antena yang memfokuskan sinyal nirkabel hanya satu arah akan dapat mengarahkan sinyal di jurusan yang paling membutuhkannya.
4.Gantilah adapter jaringan nirkabel anda.
Sinyal jaringan nirkabel harus dikirim, baik dari dan ke komputer Anda. Terkadang, komputer Anda tidak dapat menerima dengan baik sinyal dari akses poin. Untuk memperbaiki ini, menggantikan laptop atau PC berbasis kartu jaringan nirkabel dengan USB wireless adapter yang menggunakan antena eksternal sangat membantu sekali, dengan pertimbangan Hi-Gain antenna milik USB Wireless adapter, secara signifikan dapat meningkatkan perluasan jangkauan.
5.Tambahkan repeater
Wireless repeaters memperluas jangkauan jaringan nirkabel Anda, tanpa anda harus menambahkan kabel. Tempatkan repeater nirkabel pada pertengahan antara jalur akses poin dan komputer Anda, dan Anda akan mendapatkan peningkatan sinyal nirkabel. Beberapa akses poin atau radio yang khusus didesain sebagai repeater adalah; Senao Engenius ECB/EOC 3220, Edimax 7206APg, dan Zinwel ZW2194.
6.Rubah Channelnya
Wireless routers dapat disiarkan di beberapa channel atau saluran, mirip dengan cara stasiun radio menggunakan berbagai saluran. Di Amerika Serikat dan Kanada, saluran ini adalah 1, 6, dan 11. Sama seperti Anda akan mendengar kadang-kadang gangguan pada salah satu stasiun radio sementara yang lain sangat jelas,cobalah mengganti channel akses poin Anda melalui halaman konfigurasi,mungkin saja anda mendapatkan peningkatan kekuatan sinyal, Anda tidak perlu mengubah konfigurasi komputer Anda, karena secara otomatis akan mendeteksi channel baru yang telah anda rubah.
7.Turunkan gangguan nirkabel.
Jika Anda memiliki “cordless” atau telepon nirkabel atau elektronik lainnya di rumah Anda, komputer Anda mungkin tidak dapat “mendengar” akses poin wireless anda karena kebisingan dari perangkat nirkabel lainnya seperti diatas. Agar “tenang”,hindarilah elektronik nirkabel yang menggunakan frekuensi 2.4GHz. Sebaliknya, mencari cordless telepon yang menggunakan frekuensi 5.8GHz atau 900Mhz. 8.Update firmware atau driver wireless adapter anda.
Produsen perangkat wireless secara berkala melakukan perbaikan gratis untuk produk mereka. Terkadang, perbaikan ini bisa meningkatkan kinerjanya. Untuk mendapatkan update firmware atau driver terbaru kunjungilah situs Web mereka.
Demikian juga, Windows XP secara berkala juga melakukan update sebagai sopir. Pembaruan ini biasanya meningkatkan kinerja dan kehandalan. Untuk mendapatkan update, kunjungi Microsoft Update, kemudian di bawah klik Pilih Jenis Hardware wireless adapter anda, Menginstal update apapun yang berhubungan dengan jaringan nirkabel Anda.
Catatan Jika Anda pergi ke Microsoft Update, anda memiliki dua pilihan: Instal Express yang penting untuk keamanan dan Custom Install untuk prioritas tinggi dan pembaruan opsional. Anda dapat memperoleh driver update bila Anda menggunakan Custom. 9.Ambil peralatan dari satu vendor.
Sementara Linksys wireless router akan bekerja baik dengan USB Edimax wireless adapter, namun anda akan sering mendapatkan kinerja yang lebih baik jika Anda memilih router dan network adapter dari vendor yang sama.
10.Upgrade 802.11b untuk perangkat 802.11g.
802.11b adalah standart yang paling umum dari jenis jaringan nirkabel, tetapi 802.11g adalah sekitar lima kali lebih cepat. 802.11g adalah terbalik-kompatibel dengan 802.11b, sehingga Anda dapat tetap menggunakan 802.11b peralatan yang anda miliki. Jika Anda menggunakan 802.11b dan Anda tak puas dengan performanya, pertimbangkan untuk mengganti dengan akses poin standart 802.11gyang pasti akan kompatibel dengan peralatan 802.11g. Jika Anda membeli peralatan baru, pastikan untuk memilih 802.11g.
Jaringan nirkabel tidak pernah mencapai batas bandwidth teoritis. 802.11b biasanya mendapatkan ransfer rate antara 2-5Mbps. Sedang 802.11g biasanya di kisaran 13-23Mbps.

10 Trik Mengamankan jaringan Wireless

Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network cukup mudah untuk di set up, dan juga terasa sangat nyaman, terutama jika kita menginginkan agar bisa berjalan jalan keliling rumah atau kantor dengan komputer portable tetapi tetap bisa tetap mengakses jaringan internet. Namun, karena wireless menggunakan gelombang, maka akan lebih mudah untuk di-hack daripada koneksi yang menggunakan kabel. Ada beberapa tips disini untuk mengamankan wireless network.

Adapun langkah langkahnya sebagai berikut

1. Memakai Enkripsi.
Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya. Meskipun banyak WAP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di securitynya, dan seorang hacker yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.

2. Gunakan Enkripsi yang Kuat.
Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-supportnya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tsb.

3. Ganti Default Password Administrator.
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk merubah setting di WAP anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tsb. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka, dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.

4. Matikan SSID Broadcasting.
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network tsb.

5. Matikan WAP Saat Tidak Dipakai.
Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai.

6. Ubah default SSID. Pabrik menyediakan default SSID. 
Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.

7. Memakai MAC Filtering.
Kebanyakan WAP (bukan yang murah murah tentunya) akan memperbolehkan kita memakai filter media access control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat “white list” dari computer computer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing masing pc. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak. Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof. Tetapi MAC filtering akan membuat kesulitan seorang intruder yang masih belum jago jago banget.

8. Mengisolasi Wireless Network dari LAN. 
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya adalah memasang firewall antara wireless network dan LAN. Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.

9. Mengontrol Signal Wireless.
802.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal ke arah tertentu, dan pancarannya tidak melingkar seperti yang terjadi di antenna omnidirectional yang biasanya terdapat pada paket WAP setandard. Selain itu, dengan memilih antena yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari intruder. Sebagai tambahan, ada beberapa WAP yang bisa di setting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tsb.

10. Memancarkan Gelombang pada Frequensi yang Berbeda.
Salah satu cara untuk bersembunyi dari hacker yang biasanya memakai teknologi 802.11b/g yang lebih populer adalah dengan memakai 802.11a. Karena 802.11a bekerja pada frekwensi yang berbeda (yaitu di frekwensi 5 GHz), NIC yang di desain untuk bekerja pada teknologi yang populer tidak akan dapat menangkap sinyal tsb.

Pengecekan Koneksi Jaringan

Bagi pada network administrator LAN atau jaringan lokal komputer, masalah sebuah komputer
tidak bisa mengakses data di server pasti sudah merupakan hal yang biasa di hadapi. Berikut
adalah tips bagi para network administrator pemula, hal-hal yang bisa dilakukan apabila mengalami
masalah seperti di atas
Sebagai seorang network admin, kadang kala bisa menimbulkan perasaan frustrasi apabila tidak
bisa menemukan penyebab atau sumber masalah pada sebuah komputer yang tidak bisa terkoneksi
ke jaringan atau tidak bisa mengakses data di server padahal sudah login / masuk ke jaringan.
Berikut adalah tips-tips langkah yang harus diambil seandainya mengalami hal ini.
Langkah pengecekan adalah:
1. Cek kartu jaringan atau network card yang terpasang, apakah sudah dikenal oleh sistem operasi,
untuk sistem operasi windows bisa dilakukan dengan mengecek ke control panel kemudian pilih
system.
2. Jika tidak dikenal atau masih ada error dengan kartu jaringannya, coba di remove atau dihapus
kemudian diinstall ulang dengan menggunakan driver (software program untuk kartu jaringan) dari
kartu jaringan tersebut yang sesuai.
3. Apabila kartu jaringan sudah OK dan dikenal oleh sistem operasi. Untuk lingkungan yang
menggunakan protokol TCP/IP mencoba untuk menggunakan utility ping yang ada di sistem operasi
Windows, Linux maupun UNIX. namun sebelum melakukan ping, bisa dilihat berapa alamat IP dari
komputer tersebut dengan menggunakan command atau perintah 'winipcfg' untuk sistem operasi
Windows 9.x atau 'ipconfig' untuk windows NT/W2K. Atau untuk di lingkungan berbasis *nix, bisa
menggunakan command 'ifconfig'.
Contoh:
C:>ipconfig
Windows 2000 IP Configuration
Ethernet adapter Local Area Connection:
Connection-specific DNS Suffix . :
IP Address. . . . . . . . . . . . : 155.35.119.246
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.0.0
Default Gateway . . . . . . . . . : 155.35.119.1
Dari contoh di atas didapatkan bahwa alamat IP nya adalah 155.35.119.246. Dan subnet masknya
255.255.0.0, subnet mask ini berfungsi sebagai penentuan segmen dalam jaringan atau membagi
jaringan yang besar menjadi jaringan yang lebih kecil. Kalau default gateway itu berfungsi jika kita
akan berkomunikasi dengan komputer lain di luar jaringan kita atau di luar segmen jaringan kita.
Untuk segmen akan dibahas di artikel lain mendatang.
Kemudian kita coba ping ke alamat IP dari komputer tersebut.
Contoh:
C:>ping 155.35.119.246
Pinging 155.35.119.246 with 32 bytes of data:
Reply from 155.35.119.246: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 155.35.119.246: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 155.35.119.246: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 155.35.119.246: bytes=32 time<10ms TTL=128
Ping statistics for 155.35.119.246:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
Jika mendapatkan hasil seperti di atas maka setting di kartu jaringannya sudah dikenal oleh sistem
operasi. Langkah selanjutnya adalah mencoba koneksi ke komputer di dalam jaringan yang sama.
4. Untuk mengecek koneksi ke komputer lain dalam satu jaringan yang sama, juga bisa dilakukan
dengan menggunakan utility ping seperti di atas tadi. Misalnya katakan komputer teman kita
alamat IP nya 155.35.119.138 dengan asumsi segmen yang sama yaitu subnet masknya
255.255.0.0
Contoh:
C:>ping 155.35.119.138
Pinging 155.35.119.138 with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Ping statistics for 155.35.119.138:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
Perhatikan bahwa pesan yang didapatkan berbeda dengan yang tadi di mana pesannya ini
menunjukkan paket yang kita kirimkan ke komputer tersebut dengan protokol ICMP tidak direspon
atau alias 'timed out' atau paket yang dikirim tidak mencapai tujuan selama waktu tertentu (TTL -
Time To Live).
Lalu apakah berarti komputer kita masih bermasalah ???
Jawabannya belum tentu, bisa jadi komputer dengan alamat IP 155.35.119.138 itu tidak aktif atau
tidak dinyalakan atau tidak terhubung ke jaringan.
Sehingga kita perlu mencari target komputer lain yang pasti bahwa koneksi ke jaringan tidak
mempunyai masalah sama sekali. Sebagai contoh misalnya alamat IP 137 lagi aktif maka kita coba
ping ke IP 137 tersebut seperti contoh di bawah ini:
C:>ping 155.35.119.137
Pinging 155.35.119.137 with 32 bytes of data:
Reply from 155.35.119.137: bytes=32 time<10ms TTL=255
Reply from 155.35.119.137: bytes=32 time<10ms TTL=255
Reply from 155.35.119.137: bytes=32 time<10ms TTL=255
Reply from 155.35.119.137: bytes=32 time<10ms TTL=255
Ping statistics for 155.35.119.137:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
Apabila kita mendapatkan respon seperti di atas jika menggunakan utility ping ke komputer lain
yang juga terkoneksi ke jaringan, maka bisa dipastikan bahwa komputer kita sudah terhubung
dengan baik.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net